• Blog Stats

    • 69,055 hits
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Terakhir

LAZ Dewan Dakwah, Kelola Dana Umat untuk Umat

Beberapa tahun belakangan ini bertebaran lembaga zakat, dari yang kredibel dan akuntabel sampai yang tidak jelas asal-usulnya. Pemerintah pun bertindak dengan menerbitkan aturan yang memperketat keberadaan lembaga zakat. Namun, bagi LAZ Dewan Dakwah, peraturan itu tidak begitu berpengaruh karena kedudukannya sebagai salah satu pionir lembaga zakat di Indonesia sangat kuat. Lalu, bagaimana LAZ Dewan Dakwah mengelola dana umat selama bertahun-tahun?

Zakat untuk Dakwah di Pedalaman

Lembaga Amil Zakat Nasional Dewan Dakwah merupakan badan otonom di bawah Yayasan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia yang berpusat di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. LAZ Dewan Dakwah juga merupakan satu dari sedikit lembaga amil zakat yang direkomendasikan untuk dibentuk pada 2002, tepatnya melalui S.Kep. Menag RI No. 407 pada 17 September 2002.

Dengan adanya keputusan tersebut, LAZ Dewan Dakwah boleh membentuk lembaga zakat di cabang dan tingkat provinsi. Tentunya, pembentukan itu juga tanpa alasan, melainkan untuk mendukung kegiatan dakwah yang sudah dilakukan sejak Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia berdiri pada tahun 1967.

Menurut Ketua LAZ Dewan Dakwah, Ade Salamun, core activity LAZ Dewan Dakwah adalah bidang dakwah yang meliputi kaderisasi dai, pengiriman dai, penempatan, hingga pemberdayaan masyarakat binaan.

Di dalam masyarakat binaan itulah ada yang termasuk ke dalam mustahik zakat, yaitu fakir, miskin, mualaf, dsb, tak jarang, dainya sendiri juga kadang termasuk dalam kelompok tersebut.

“Kita sangat berbeda dengan yang lain. Kita ada program yang jelas insyaAllah bermanfaat. Misalnya ada program kaderisasi dai,” ujar Ade.

Kaderisasi dai yang dimaksudkan Ade adalah melalui STID (Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah) M. Natsir yang berada di bawah naungan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII). M. Natsir dan beberapa mantan pejabat lainnya memang pelopor berdirinya DDII.

Setelah melalui ujian skripsi, mahasiswa STID diwajibkan mengikuti program pengabdian selama setahun di pedalaman Indonesia. Kemudian, mereka yang dinilai bagus berhak mendapatkan beasiswa untuk S2 di beberapa universitas yang ditunjuk. Dari S2, mereka terjun kembali ke lapangan menjadi supervisor para dai junior, dan yang terbaik berkesempatan pula untuk melanjutkan S3 dan seterusnya.

“Ini memang diproyeksikan Dewan Dakwah untuk menjadi ulama yang non-partisan, bisa jadi pengayom umat, terus bisa memberikan solusi, dan kafaah syariahnya bagus,” tambah Ade.

Peran LAZ Dewan Dakwah adalah meng-cover akomodasi 400 dai di pedalaman. Selain itu, LAZ DD juga memberikan bantuan sarana transportasi berupa sepeda motor untuk dai di pedalaman untuk melancarkan dakwahnya serta mendukung kegiatan daurah-daurah (pelatihan) dai di daerah-daerah. LAZ DD juga membantu biaya pendidikan putra-putri dai yang dikirim ke daerah serta memberdayakan ekonomi dai dengan pelatihan dai mukim mandiri.

Setelah beberapa lama tinggal di pedalaman, dai biasanya mempunyai masyarakat binaan yang juga membutuhkan dukungan dari LAZ DD. Beberapa program pemberdayaan dan pengembangan bagi masyarakat binaan dai yang digulirkan oleh LAZ DD antara lain:

  • Pembangunan kilang tebu di Bukit Batabuah, Sumatera Barat
  • Pembangunan proyek warung air di lereng Merapi
  • Program pembinaan anak jalanan di daerah Jakarta Utara
  • Program pengentasan kemiskinan melalui ternak kambing dan pendampingan masyarakat miskin

Dewan Dakwah Infaq Club

Untuk menjaring para pendukung dakwah, LAZ DD menggulirkan program Dewan Dakwah Infaq Club. Komunitas tersebut dibentuk LAZ DD bukan sekadar untuk mengumpulkan donasi oleh peserta sebesar Rp100 ribu per bulan, melainkan untuk menggalang pendukung dakwah.

Menurut Ade, feedback yang diberikan oleh LAZ DD kepada para peserta komunitas tersebut sesungguhnya lebih besar dari nominal donasi yang mereka berikan. Misalnya, para peserta diberikan majalah tematik tiap bulannya, SMS service berisi pemberitahuan event-event penting seperti shaum sunnah, dsb, peserta juga dapat mengikuti kajian rutin baik yang berbayar maupun yang bayar.

Selain itu, peserta diperbolehkan mengundang ustadz Dewan Dakwah untuk mengisi kajian di keluarganya ditambah lagi mendapatkan pelayanan fardhu kifayah pengurusan jenazah sesuai dengan ajaran Rasulullah saw.

Peserta Dewan Dakwah Infaq Club juga berhak memanfaatkan semua fasilitas dan ruang konsultasi yang dimiliki oleh Dewan Dakwah, seperti konsultasi keluarga sakinah. Peserta juga mendapatkan kartu anggota yang juga berfungsi sebagai kartu ATM dari Bank Syariah Mega Indonesia.

Peserta komunitas ini kini berjumlah sekitar 500 orang yang umumnya berasal dari jamaah Dewan Dakwah dan Biro Haji yang dikelola oleh Dewan Dakwah.

Menjelang tahun 2011, LAZ Dewan Dakwah yang mampu mengumpulkan dana umat hingga Rp5 milyar per tahun ini bertekad untuk memperbaiki pelayanan qurban dan penguatan lembaga.

Salah satu yang akan dilakukan LAZ Dewan Dakwah dalam waktu dekat adalah membentuk lumbung ternak di daerah Nusa Tenggara bersama masyarakat binaan dai. Dengan memaksimalkan lumbung ternak tersebut, LAZ DD tidak kesulitan lagi mencari hewan qurban pada masa Idul Adha selain juga memberdayakan masyarakat.

Sementara, penguatan lembaga dilakukan LAZ DD dengan merenovasi gedung sekretariat serta penguatan SDM. Berbeda dengan lembaga zakat lainnya, LAZ DD sangat rapi dalam hal administrasi dan keuangan karena ditangani oleh akuntan.

Ade Salamun sebagai Ketua LAZ DD berharap dapat terus bersinergi dengan lembaga zakat lainnya dan instansi pemerintah dalam rangka memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.

Sayangnya, beberapa kendala masih menghantui LAZ DD, di antaranya sosialisasi perbankan syariah yang masih minim di masyarakat sehingga sebagian masyarakat belum mau menyalurkan dananya lewat bank syariah yang bekerja sama dengan LAZ DD.

Oleh karena itu, dengan berat hati, LAZ DD juga membuka rekening bank konvensional untuk mewadahi para donatur tersebut.

Ade juga berharap, sinergi antara lembaga zakat dan bank syariah tidak hanya sebatas formalitas dalam hal penempatan dana tapi juga bersama-sama mensyiarkan Islam dengan menggelar program bersama. (ind)

Iklan

Mantan Anggota Wikileaks Bikin Situs Tandingan, Openleaks

Menegaskan bahwa pendiri Wikileaks, Julian Assange telah “melemahkan organisasi,” sebuah organisasi baru yang bakal menjadi saingan situs terkenal Wikileaks karena berani membocorkan dokumen rahasia, secara resmi akan diluncurkan hari Senin ini (13/12).  Para pendiri situs Openleaks.org mengatakan mereka adalah mantan anggota WikiLeaks yang tidak senang dengan cara WikiLeaks berjalan di bawah kepemimpinan Assange.  “Tindakan Assange telah melemahkan organisasi,” kata salah satu pendiri Openleaks, Daniel Domscheit-Berg mengatakan dalam sebuah film dokumenter yang ditayangkan Minggu malam di jaringan televisi Swedia SVT. Dia mengatakan WikiLeaks menjadi “terlalu banyak terfokus pada satu orang, dan satu orang itu selalu jauh lebih lemah dari sebuah organisasi.”  Dalam sebuah e-mail ke CNN, Domscheit-Berg mengatakan kelompok mereka berharap akan meluncurkan situs Openleaks.org pada Senin ini (13/12).  Seperti WikiLeaks, yang memfasilitasi pengungkapan informasi rahasia yang berasal dari anonim, Openleaks mengatakan tujuannya adalah untuk membantu orang dalam menyampaikan materi dari media massa dan organisasi lain tanpa teriidentifikasi.  Harian Swedia Dagens Nyheter, mengutip dokumen internal Openleaks, melaporkan bahwa situs baru ini berniat untuk bertindak sebagai perantara, “tanpa agenda politik kecuali dari penyebaran informasi kepada media, organisasi publik, organisasi nirlaba, organisasi perdagangan dan serikat pekerja dan kelompok partisipasi lainnya. ”  Domscheit-Berg mengatakan WikiLeaks meletakkan “semua yang kami miliki” ke pengungkapan profil tinggi dari ratusan ribu dokumen-dokumen rahasia AS selama lima bulan terakhir.  “Saya pikir hal yang paling bijaksana untuk dilakukan adalah melakukan hal ini secara perlahan-lahan, langkah demi langkah, untuk membangkitkan proyek ini. Dan hal itu tidak terjadi,” katanya dalam film dokumenter SVT.  Assange dan WikiLeaks telah menjadi fokus dari penghukuman di seluruh dunia sejak rilis pertama dokumen rahasia utama AS yang dirilis pada bulan Juli. Sejak saat itu Wikileaks mulai mengungkapkan lebih dari 250.000 kabel diplomatik AS pada bulan November.  Namun Domscheit-Berg mengatakan, “Jika Anda berkhotbah tentang transparansi untuk orang lain, Anda harus transparan terhadap dirimu sendiri.”  “Anda harus memenuhi standar yang sama yang Anda harapkan dari orang lain,” kata dia kepada SVT. “Dan saya berpikir bahwa di mana kami sudah tidak menuju ke arah yang sama secara filosofis lagi.”  Mantan staf WikiLeaks yang lain mengatakan dia tidak puas dengan Assange, tetapi pendiri WikiLeaks itu tidak ingin mendengarkan.  Juru bicara WikiLeaks Kristinn Hrafnsson tidak ingin membahas perbedaan pendapat antara Assange dan mantan anggota lain dari organisasi Wikileaks. Tapi untuk peluncuran situs saingannya yang direncanakan dari kelompok saingannya itu, ia berkata, “semakin banyak, semakin baik.”(fq/cnn)

Ikhwan Yordania: Haram Negara Muslim Kirim Pasukan ke Afghanistan Bantu AS

Partai Front Amal Islam, sayap politik Ikhwanul Muslimin Yordania dalam putusannya mengatakan bahwa tidak diperbolehkan negara-negara muslim mengirimkan pasukan mereka ke Afghanistan untuk membantu pasukan pendudukan AS yang telah menyerang negara Asia Tengah selatan tersebut pada akhir tahun 2001.

Komite sentral ulama yang ada di dalam Front Amal Islam mengatakan: “Partisipasi pasukan militer negara-negara muslim bersama dengan pasukan koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat dalam perang di Afghanistan melawan umat Islam adalah sebuah tindakan yang terlarang untuk dilakukan.”

Komite menambahkan dalam pernyataan yang diposting di situs resmi Front Amal Islam pada hari Ahad kemarin (12/12): “Pertempuran dengan pasukan koalisi yang dipimpin oleh Amerika, bertentangan dengan tuntutan Islam dan iman Islam, prinsip dasarnya adalah bahwa Muslim di Afghanistan dan negara lainnya yang diduduki telah tertumpah darah mereka dan harta mereka akibat serangan pasukan asing, dan bergabung dengan pasukan mereka sama saja mendukung pasukan salib.”

“Afghanistan adalah sebuah negara Muslim yang diatur oleh ketentuan-ketentuan hukum Islam, telah secara konsisten menentang pendudukan yang telah menjangkiti negeri ini dibawah kepimpinan Amerika Serikat, dan sebelumnya mantan presiden mereka (Bush) dengan tegas menyatakan bahwa serangan yang ia luncurkan ke Afghanistan adalah perang salib,” tambah pernyataan itu.

Front Amal Islam menegaskan juga bahwa pengiriman pasukan militer dari negara-negara Muslim ke Afghanistan untuk membantu pasukan koalisi pimpinan AS sama saja dengan pengkhianatan terhadap saudara-saudara muslim mereka di Afghanistan atau di negara muslim manapun yang diduduki pasukan asing.

Tercatat, Turki termasuk negara muslim yang mengirimkan pasukan mereka bergabung dengan pasukan koalisi NATO dibawah kepemimpinan AS untuk menjalankan operasi militer maupun non militer di Afghanistan.(fq/islamtoday)

2010, Terpanas Sepanjang 130 Tahun Terakhir

VIVAnews – Tahun meteorologi 2010, yang berakhir 30 November lalu adalah tahun terpanas sepanjang 130 tahun terakhir. Kesimpulan itu  dilansir oleh NASA. Badan antariksa Amerika Serikat itu mencatat bahwa rata-rata temperatur global baik di darat ataupun laut mencapai 14,64 derajat Celcius.

Dibanding tahun 1951 dan 1980, periode yang umum digunakan oleh ilmuwan sebagai basis perbandingan, tahun 2010 tercatat lebih panas hingga 0,65 derajat Celcius.

Suhu tahun  2010 juga sedikit di atas tahun terpanas sebelumnya yakni tahun 2005. Ketika itu temperatur di seluruh dunia secara rata-rata mencapai 14,53 derajat Celcius.

“Faktor pemicu utama peningkatan suhu adalah kawasan Arktik. Pada November, temperatur di kawasan kutub utara itu 10 derajat Celcius di atas normal,” kata James Hansen, klimatolog NASA dan Director Goddard Institute, seperti dikutip dari keterangannya, 12 Desember 2010.

Di bulan itu, kata Hansen, es di lautan kutub utara tidak ada. Padahal umumnya, pada periode November, perairan Arktik adalah gudang bongkahan es.

Perairan yang tidak dipenuhi es menyerap lebih banyak radiasi matahari dibanding perairan yang diliputi oleh es. Sebab, kata James, es mampu memantulkan kembali sebagian radiasi ke ruang angkasa.

Sebelumnya pada Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim, yang digelar Desember 2009 lalu, badan cuaca Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Meteorological Organization (WMO) melansir bahwa dekade lalu merupakan masa terpanas sejak 1850, dan tahun 2009 menjadi salah satu dari lima tahun dengan iklim paling panas.

“Dekade 2000-2009 kemungkinan besar merupakan dekade yang memecahkan rekor sebagai dekade paling panas, lebih panas dibanding tahun 1990-an, 1980-an, dan dekade lainnya,” kata Michel Jarraud, sekretaris jenderal WMO dalam sebuah konferensi pers.

Tahun 2009 menjadi tahun kelima paling panas, menggantikan tahun 2003. Menurut badan antariksa NASA, urutan tahun terpanas sejak 1850 adalah tahun 2005, 1998, 2007, 2006, dan kemudian tahun 2009.

Nah, dari data yang dihimpun NASA diketahui bahwa tahun 2010 suhu rata-rata global jauh lebih panas dibanding tahun-tahun itu.

Sudah Diramal

Bencana alam yang terjadi di sejumlah kawasan di seluruh dunia, seperti Pakistan, China, Rusia, Jepang, dan melelehnya es di Arktik sebenarnya sudah diprediksi oleh The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) beberapa tahun lalu.

Pakistan dilanda hujan terus-menerus sehingga banjir, sementara Rusia mengalami cuaca paling panas dalam 1.000 tahun terakhir. Kejadian-kejadian sepanjang Juli sampai Agustus 2010 ini telah diprediksi ilmuwan cuaca.

Saat ini para ilmuwan sedang berupaya mencari cara yang paling akurat guna memprediksi cuaca ekstrem ini.  Pada Agustus lalu  para ilmuwan itu menggelar rapat yang disponsori Perserikatan Bangsa-bangsa, Amerika Serikat dan Inggris.

“Tak ada lagi waktu yang boleh terbuang karena rakyat harus disiapkan untuk menghadapi pemanasan global,” kata Peter Scott, klimatolog pemerintah Inggris.

Pada 2007 IPPC telah memprediksi bahwa peningkatan temperatur akan menghasilkan gelombang panas dan hujan yang intens. Dalam laporan yang menghasilkan penghargaan Nobel, IPPC melaporkan bahwa tahun 2007 sebuah peningkatan gelombang panas telah terdeteksi.

Suhu Ekstrim di 2010

Di Rusia, untuk pertama kalinya suhu Moskow mencapai 37,8 derajat Celcius. Panas setinggi itu membakar hutan dan mengeringkan lahan gambut yang lalu mudah terbakar. Rusia dikepung kabut asap beracun. Kematian 700 jiwa per hari.

Sebelumnya, tahun 2007, laporan IPCC memprediksi bahwa bencana kekeringan di Rusia akan meningkat dua kali dan kemungkinan kebakaran selama bertahun-tahun. Rusia juga disebut akan kehilangan hasil pertanian.

Di Pakistan, hujan lebat terus-menerus selama 36 jam membuat sungai Indus di Pakistan meluap. Diperkirakan 14 juta rakyat Pakistan dihantam banjir. Pemerintah Pakistan menyebutnya bencana terburuk dalam sejarah bangsa itu.

Padahal, di tahun 2007, IPPC sudah melaporkan bahwa akan terjadi hujan terlebat selama 40 tahun terakhir di utara Pakistan dan memprediksi banjir dahsyat akan melanda bagian selatan Asia ini.

Di China, negara berpopulasi terbesar di dunia, dilanda banjir yang disebut terburuk selama satu dekade terakhir, terutama di provinsi di barat laut, Gansu. Banjir dan longsor menewaskan 1.117 orang dan melenyapkan 600 orang.

Dalam laporan tahun 2007, IPPC menyatakan hujan meningkat di barat laut China 33 persen dibanding 1961. Banjir di sekujur negeri  itu meningkat tujuh kali dibanding 1950. Dan banjir akan sering terjadi di abad ini.

Selain banjir, China juga dilanda suhu ekstrim pada 5 Juli 2010. Menurut laman harian The Daily Mail, temperatur di Beijing bahkan sudah lebih dari 40 derajat Celcius pada hari itu. Menurut data dari Badan Meteorologi Nasional China (NMC), level itu merupakan yang tertinggi sejak 1951.

Di Jepang, hawa panas yang melanda, setidaknya telah menelan korban jiwa sebanyak 66 orang dan membuat 15 ribu orang harus dirawat di rumah sakit — mereka terserang  penyakit karena suhu udara yang terlalu tinggi.

Wilayah Jepang terpanggang sejak musim hujan berakhir di awal Juli. Menurut badan meteorologi Jepang, seperti dikutip dari laman Straits Times, suhu udara melonjak mencapai 35 derajat Celcius.

Di kawasan Arktik, sebuah bongkahan es seluas 260 kilometer persegi  terlepas dan mengapung di barat laut Greenland. Bongkahan es ini adalah bongkahan terbesar sepanjang sejarah yang memisahkan diri dari Arktik. Es yang mencair itu juga menyebabkan kenaikan permukaan air laut.

Sebagai akibat dari ekspansi cuaca panas ke kawasan kutub, kenaikan permukaan air laut di seluruh dunia mencapai 3,4 milimeter per dekade. Kenaikan ini mencapai dua kali lipat dibanding angka di abad 20.

Krisis Makanan

Menurut Arif Satria, Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) dalam keterangannya, 23 Oktober 2010, secara global kenaikan harga pangan dunia mencapai 35%. Pemerintah diminta bergerak cepat mengatasi ancaman krisis pangan yang akan melanda dunia tahun depan.

Krisis pangan disebabkan oleh melambungnya harga bahan pangan, kegagalan pangan di berbagai negara dan cuaca ekstrim. Sebagai contoh, kata Arif yang juga Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, harga benih jagung naik hingga 36%, harga benih gandum yang mencapai 72%. Sedangkan pupuk melonjak hingga 59% dan harga pakan 62%.

Menurut Arif, cuaca ekstrim di berbagai belahan dunia seperti gelombang panas dan kebakaran hutan di Rusia (Juni 2010), banjir akibat hujan lebat di Pakistan, longsor akibat hujan lebat di China (7 Agustus 2010), pecahnya es di Greenland (5 Agustus 2010), kekeringan dan kebakaran di Australia, suhu panas di Amerika merupakan pemicu krisis pangan.

“Bahkan sampai pertengahan tahun depan, intensitas dan frekuensi kejadian cuaca ekstrim akan lebih sering terjadi. Perubahan iklim global diproyeksikan akan berdampak pada produksi pangan. Saat ini negara-negara produsen cenderung mengamankan produksinya untuk kebutuhan dalam negeri,” ujar Arif.

• VIVAnews

Polling: Satu Dari Empat Orang Di Dunia Melakukan Suap

Satu dari empat orang di seluruh dunia dilaporkan membayar suap selama setahun terakhir, begitu menurut sebuah studi yang dirilis pada hari Kamis untuk menandai Hari Anti-Korupsi Internasional.

Penelitian ini dilakukan oleh Transparansi Internasional, sebuah lembaga non-pemerintah yang berbasis di Berlin, dan berfokus pada suap skala kecil. Jajak pendapat ini melibatkan 91.000 orang di 86 negara dan wilayah.

Menurut Global Barometer Korupsi 2010, dalam 12 bulan terakhir, satu dari empat orang dilaporkan membayar suap ke salah satu dari sembilan lembaga, seperti kesehatan, pendidikan atau otoritas pajak. Polisi menjadi yang terbukti paling korup, menurut mereka (29 persen) yang mempunyai hubungan dengan polisi selalu harus membayar suap kepada petugas keamanan itu.

Di seluruh dunia, sub-Sahara Afrika adalah wilayah penyuapan terbesar dengan satu dari dua orang melakukan penyuapan kepada pejabatnya dalam 12 bulan terakhir.

Timur Tengah dan Afrika Utara merupakan wilayah yang paling korup berikutnya dengan 36 persen. 32 persen di Soviet, 23 persen di Amerika Selatan, 19 persen di Balkan dan Turki, 11 persen di kawasan Asia-Pasifik, dan lima persen di Uni Eropa dan Amerika Utara.

Sedangkan negara dalam daftar teratas untuk pembayaran uang suap adalah Afghanistan, Kamboja, Kamerun, India, Irak, Liberia, Nigeria, wilayah Palestina, Senegal, Sierre Leone dan Uganda. (sa/wb)

Media Asing: Korban Tewas Merapi 122 Orang

Dilaporkan, tim evakuasi berhasil menemukan 78 jenazah dari rumah-rumah dan jalan-jalan.
SABTU, 6 NOVEMBER 2010, 06:06 WIB

Ismoko Widjaya

VIVAnews – Media asing terus memberitakan letusan Gunung Merapi yang terjadi di perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah. Bahkan, sejumlah media asing menyebut korban tewas sudah melebihi 120 orang.

“Petugas berwenang menyebut bahwa korban tewas akibat awan panas mencapai 122 orang,” tulis Associated Press (AP), Jumat 5 November 2010.

Mereka yang mengalami luka parah, disebabkan panas ‘wedhus gembel’ Merapi pada letusan Jumat dini hari yang suhunya diperkirakan mencapai 750 derajat celcius.

“Panas mengelilingi kami dan ada asap putih di mana-mana,” kata Niti Raharjo (47), warga selamat yang sempat terlempar dari sepeda motornya bersama anaknya 19 tahun saat mencoba melarikan diri.

Letusan itu diperkirakan lebih besar dari letusan Merapi sejak 1870 silam. Dampak terparah adalah warga dusun Bronggang, Kecamatan Cangkringan, Sleman, DIY. Dusun yang berada di jarak sekitar 15 sampai 18 kilometer dari Puncak Merapi. Sedangkan zona berbahaya Merapi beberapa saat sebelum petaka itu telah diperluas menjadi 20 kilometer.

“Saya melihat orang-orang berlari, menjerit dalam kegelapan. Perempuan sangat takut mereka jatuh pingsan,” kata Raharjo bersama anaknya yang sedang menjalani perawatan luka bakar.

AP melaporkan, pasukan tentara dan tim evakuasi berduyun-duyun mencoba mengevakuasi jenazah-jenazah setelah letusan mereda. Dilaporkan, tim evakuasi berhasil menemukan 78 jenazah dari rumah-rumah dan jalan-jalan. Kondisi mayat-mayat saat ditemukan sudah diselimuti debu vulkanik Merapi setebal sekitar 30 centimeter.

“Ada ledakan yang terdengar seperti itu dari perang. Dan itu semakin memburuk, abu dan puing-puing hujan turun,” ungkap dia. Total korban jiwa yang ditulis AP sejak letusan pertama 26 Oktober lalu mencapai 122 orang.

Sebelumnya, RS Sardjito menyebut korban jiwa mencapai 69 orang akibat letusan kedua. Ditambah korban saat letusan pertama yang berjumlah 45 orang, total korban Merapi menjadi 114 orang. (umi)

• VIVAnews

 

Minimalkan Iritasi Mata Akibat Abu Vulkanik

Iritasi dapat mengganggu penglihatan dan bisa menimbulkan infeksi sekunder pada mata.
SABTU, 6 NOVEMBER 2010, 06:21 WIB

Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews – Abu vulkanik yang masih menyelimuti sebagian daerah di sekitar Gunung Merapi, Yogyakarta, masih menyimpan ancaman kesehatan. Selain bisa mengganggu pernapasan, abu vulkanik dengan berbagai ukuran ini dapat juga menimbulkan iritasi selaput lendir mata.

Meski tinggal berjauhan dari lokasi letusan, abu vulkanik yang tersapu angin juga bisa menganggu kesehatan mata. Partikel abu vulkanik yang kasar umumnya membuat mata terasa tidak nyaman, bahkan memicu iritasi. Kondisi ini dapat mengganggu penglihatan dan bisa menimbulkan infeksi sekunder pada mata. Gangguan ini akan lebih mudah timbul pada orang yang menggunakan lensa kontak.

Umumnya, gejala yang muncul diawali dengan kondisi seolah-olah ada benda asing di mata, mata terasa nyeri, gatal atau merah, mata terasa lengket, kornea mata lecet atau terdapat goresan, adanya peradangan pada kantung conjuctival yang mengelilingi bola mata sehingga mata menjadi merah, terasa seperti terbakar dan sensitif terhadap cahaya.

Kondisi ini bisa makin parah bila penderita menggosok mata, karena tak tahan dengan rasa gatal yang muncul akibat masuknya benda asing, yang dalam hal ini abu vulkanik.

International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN), Cities and Volcanoes Commission, GNS Sains dan United States Geological Survey (USGS) memberikan panduan untuk mengantisipasi bahaya abu vulkanik. Berikut ini cara meminimalkan iritasi mata akibat abu vulkanik, seperti:

– Hindari menggosok mata

– Bila terasa ada benda asing masuk ke mata, dapat dibersihkan dengan jalan mencuci (mengguyur) mata dengan air bersih. Lebih baik lagi bila menggunakan air masak. Kelilipan yang tidak terguyur dibersihkan dengan kapas yang dibasahi dengan air bersih terlebih dahulu. Lakukan secara perlahan agar tidak melukai mata.

– Selain menggunakan masker, kenakan kacamata surya, setidaknya untuk meminimalkan abu yang langsung masuk ke mata.

– Khusus pemakai lensa kontak, segera lepas lensa kontak untuk menghindari kerusakan mata permanen dari abrasi kornea.

– Bila iritasi makin parah segera mencari bantuan medis untuk mengatasinya.

• VIVAnews

 

%d blogger menyukai ini: