• Blog Stats

    • 57,247 hits
  • Kategori

  • Arsip

  • Pos-pos Terbaru

Hukum Makan Daging Yang Tidak Diketahui Apakah Disembelih Dengan Menyebut Nama Allah Ataukah Tidak? Dan Hukum Bergaul dengan Orang-orang

Hukum Makan Daging Yang Tidak Diketahui Apakah Disembelih DenganMenyebut Nama Allah Ataukah Tidak? Dan Hukum Bergaul dengan Orang-orangKafirUlama : Syaikh Ibnu UtsaiminKategori : SembelihanPertanyaan:Apa yang kita lakukan apabila dihidangkan kepada kita daging untuk dimakansedangkan kita tidak tahu apakah disembelih atas nama Allah atau tidak? Bagaimanapendapat Syaikh tentang bergaul dengan kaum kafir?Jawaban:Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari yang bersumber dari Aisyah -rodliallaahu’anha-:”Bahwasanya ada suatu kaum yang berkata kepada Nabi -shollallaahu’alaihiwasallam-, Sesungguhnyaada satu kelompok manusia yang datang kepada kami denganmembawa daging, kami tidak tahu apakah disembelih atas nama Allah ataukah tidak?Maka beliau menjawab: “Sebutlah nama Allah oleh kamu atasnya dan makanlah.”Aisyah menjawab, “Mereka pada saat itu masih baru meninggalkan kekufuran.”(Riwayat Imam al-Bukhari, Hadits no. 2057)Maksudnya, mereka baru masuk Islam. Dan orang seperti mereka kadang-kadang tidakbanyak mengetahui hukum-hukum secara rinci yang hanya diketahui oleh orang-orangyang sudah lama tinggal bersama kaum Muslimin. Namun begitu, Rasulullah -sholallaahu’alaihi wasallam- mengajarkan kepada mereka (para penanya) agar pekerjaanmereka diselesaikan oleh mereka sendiri, seraya bersabda: “Sebutlah nama Allah olehkamu atasnya”, yang maksudnya adalah: Bacalah Bismillah atas makanan itu lalumakanlah.Adapun apa yang dilakukan oleh orang selain anda, dari orang-orang yang perbuatannyadianggap sah, maka harus diyakini sah, tidak boleh dipertanyakan. Sebabmempertanyakannya termasuk sikap berlebihan. Kalau sekiranya kita mengharuskandiri kita untuk mempertanyakan tentang hal seperti itu, maka kita telah mempersulit dirikita sendiri, karena adanya kemungkinan setiap makanan yang diberikan kepada kita itutidak mubah (tidak boleh), padahal siapa saja yang mengajak anda untuk makan, makaboleh jadi makanan itu adahal hasil ghashab (mengambil tanpa diketahui pemiliknya)atau hasil curian, dan boleh jadi berasal dari uang yang haram, dan boleh jadi dagingyang ada di makanan tidak disebutkan nama Allah (waktu disembelih). Maka termasukdari rahmat Allah kepada hamba-hambaNya adalah bahwasanya suatu perbuatan,apabila datangnya dari ahlinya, maka jelas ia mengerjakannya secara sempurna hinggabersih dari dzimmah (beban) dan tidak perlu menimbulkan kesulitan bagi orang lain.Adapun pertanyaan mengenai pergaulan dengan orang-orang kafir, kalau dari pergaulanitu bisa diharapkan masuk Islam setelah ditawarkan kepadanya, dijelaskan keunggulankeunggulannyadan keutamaannya, maka boleh-boleh saja bergaul dengan mereka untukmengajak mereka masuk Islam. Jika seseorang sudah melihat tidak ada harapan dariorang-orang kafir itu untuk masuk Islam, maka hendaknya jangan bergaul denganmereka, karena bergaul dengan mereka akan menimbulkan dosa, karena pergaulan itusendiri menghilangkan ghirah (kecemburuan) dan sensifitas (terhadap agama), bahkanbarangkali bisa menimbulkan rasa cinta dan kasih sayang kepada mereka, kaum kuffar.Allah -subhanahu wata’ala- telah berfirman,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: